Skip to main content

Rangkuman Data Structure Week 2


Data Structure(III)


Review Linked List, 3 Maret 2020
Nama : Julian Andhika Diputra
NIM : 2301858023

Dalam pembelajaran kali ini, kami mereview ulang pengunaan Linked List dalam devcpp. Linked list sendiri terbagi menjadi 2, Single Linked List dan Double Linked List. Single Linked List menggunakan koneksi ke node dibelakangnya/didepannya saja sedangkan Double Linked List menggunakan koneksi ke kedua node yaitu kedepannya dan dibelakangnya.

Dalam pembuatan linked list sendiri terdapat banyak fungsi yang dapat dibuat, salah satu contohnya adalah Push dan Pop.

Dalam pembuatan coding Linked list kita harus memulai dengan meninisialisasi / membuat struct. Hal ini dilakukan untuk membuat structure data tersebut.
Push 
Push adalah  aksi/fungsi menambahkan sebuah node baru. Bisa dilakukan push kedepan node ataupun kebelakang node. Dalam Double Linked List, Push dapat dilakukan ketengah node.
1.    Push Depan, adalah aksi melakukan penambahan node didepan node pertama/head. Contoh codingnya dalam Single Linked List adalah sebagai berikut.

2.    Push Belakang, adalah aksi melakukan penambahan node di node paling belakang / tail. Contoh codingnya dalam Single Linked List adalah sebagai berikut.

3.    Push Node, adalah aksi yang bisa dilakukan di Double Linked List, yaitu menambahkan sebuah node ditengah - tengah node - node lain. Contoh codingnya dalam Double Linked List adalah sebagai berikut.

Pop
Pop yaitu aksi/fungsi menghilangkan sebuah node. Bisa dilakukan pop node didepan dan juga dalam Double Linked List dapat dilakukan pop node kebelakang ataupun node manapun yang diinginkan. Ada juga fungsi popall yaitu, adalah fungsi dimana kita menghapus semua node yang ada.
1.    Pop Depan, adalah aksi melakukan penghapusan node paling depan / head. Contoh codingnya dalam Single Linked List adalah sebagai berikut. 

2.    Pop Belakang, adalah aksi melakukan penghapusan node paling belakang / tail. Contoh codingnya dalam Double Linked List adalah sebagai berikut. 

3.    Pop Node, adalah aksi melakukan penghapusan sebuah node spesifik yang diminta. Contoh codingnya dalam Double Linked List adalah sebagai berikut. 

4.    Pop All, adalah aksi melakukan penghapusan semua node yang ada. Contoh codingnya dalam Double Linked List adalah sebagai berikut. 

Ketika sudah melakukan operasi yang diinginkan, bisa kita cetak melakukan contoh coding sebagai berikut.


Comments

Popular posts from this blog

Rangkuman GSLC Data Structure Week 1

Linked List(II) GSLC, 25 Februari 2020 Nama : Julian Andhika Diputra NIM : 2301858023 Linked List adalah data structure linear (Array) yang berisi data – data record yang berkoneksi dengan record di sequence selanjutnya. Linked list pun tidak menyimpan elemen dalam lokasi memori yang berdekatan. Linked list sendiri memiliki beberapa keuntungan dan kekurangan. Keuntungan linked list adalah data struktur yang dinamik, pemasukan dan penghapusan node yang lebih mudah, dan juga data struktur lebih mudah diemplementasi menggunakan linked list. Kekurangannya adalah pengunaan memori lebih banyak, transferal antara node lebih susah, dan juga pengaksesan node harus dimulai dari node pertama, tidak boleh random. Dalam pembelajaran kali ini, Linked list dibagi menjadi 3, yaitu Circular single linked list, Doubly Linked List, dan Circular Doubly Linked List. Circular Single Linked List , adalah linked list yang paling umum, dimana node terakhir linked list ini memiliki p...

Rangkuman Akhir Data Structure

Rangkuman Data Structure Final Nama: Julian Andhika Diputra NIM: 2301858023  Kelas: CB01 Nama Dosen:   - Ferdinand Ariandy Luwinda ( D4522) -  Henry Chong ( D4460) Kelas: LB08 Nama Dosen: - Diana (D4458) AWAL SEMESTER - TENGAH SEMESTER LINKED LIST Linked List adalah data structure linear (Array) yang berisi data – data record yang berkoneksi dengan record di sequence selanjutnya. Linked list pun tidak menyimpan elemen dalam lokasi memori yang berdekatan. Linked list sendiri memiliki beberapa keuntungan dan kekurangan. Keuntungan linked list adalah data struktur yang dinamik, pemasukan dan penghapusan node yang lebih mudah, dan juga data struktur lebih mudah diemplementasi menggunakan linked list. Kekurangannya adalah pengunaan memori lebih banyak, transferal antara node lebih susah, dan juga pengaksesan node harus dimulai dari node pertama, tidak boleh random. Dalam pembelajaran kali ini, Linked list dibagi menjadi 3, yaitu Ci...